Komite Audit

Komite Audit

PT M Cash Integrasi Tbk percaya akan pentingnya penerapan sistem pemantauan dalam melakukan praktik GCG karena mereka akan menyoroti masalah operasional manajemen untuk ditangani secara tepat waktu.

Perseroan mengikuti Peraturan Bapepam No. IX.1.5 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit Lampiran Keputusan Ketua Bapepam Nomor KFP-29/PM/2004 tanggal 24 September 2004 dan Peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) No. I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan Perusahaan Tercatat.

Komite Audit dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 002/ SK-DeKom/MIKA/FA/XI/2014 pada tanggal 13 November 2014.

Komite Audit terdiri dari satu Kepala dan dua Anggota. Tanggung jawab utama Komite Audit adalah mengkaji informasi keuangan dan laporan yang dikeluarkan secara berkala oleh Perseroan. Komite Audit juga wajib melaporkan dan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris tentang semua aspek yang berkaitan dengan penilaian dan audit Perseroan. Komite Audit memberikan rekomendasi untuk audit Perseroan baik pihak eksternal maupun internal.

Tugas & Tanggung Jawab

Tugas Komite Audit adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan pengkajian atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan seperti laporan keuangan, proyeksi, dan informasi keuangan lainnya.
  2. Memberikan saran independen jika terjadi perbedaan pendapat antara Perseroan dan auditor eksternal.
  3. Memberikan rekomendasi atas penunjukan auditor eksternal.
  4. Melakukan tinjauan atas pemeriksaan yang dilakukan oleh Unit Audit Internal serta mengawasi tindak lanjut atas temuan-temuan dari Unit Audit Internal.
  5. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko yang dihadapi Perseroan dan pelaksanaan manajemen risiko oleh Direksi.
  6. Melakukan pemeriksaan dan melaporkan kepada Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan.
  7. Melakukan tinjauan dan memberikan saran atas potensi konflik kepentingan kepada Dewan Komisaris.
  8. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.
  9. Dalam menjalankan tugas tersebut, Komite Audit dibantu secara penuh oleh Unit Audit Internal Perseroan.

Komite Audit memiliki otoritas untuk meminta informasi mengenai karyawan, dana, serta aset lainnya dan sumber daya Perseroan terkait dengan tugas dan kewajibannya. Komite Audit harus bekerja sama dengan Unit Audit Internal dalam melaksanakan tugasnya.

Komite Audit wajib mengadakan pertemuan setidaknya sekali dalam tiga bulan. Hasil pertemuan akan dicatat dalam Berita Acara Rapat dan ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit yang menghadiri pertemuan tersebut. Komite Audit diharuskan membuat laporan tahunan tentang pekerjaan dan kegiatan operasional kepada Dewan Komisaris, dan menggabungkan laporan tersebut dalam Laporan Tahunan Perseroan.

Anggota Komite Audit

Anggota -

Translate »